Sunday, June 11, 2023

Bercengkerama Dengan Satwa Di Wildlife Lombok Park


Kebun Binatang Lombok Wild life Park, kami berkunjung ke destinasi ini sekitar 5 tahun lalu yaitu tahun 2019 pasca gempa Lombok 2018,  manakala  pariwisata Lombok dalam masa kebangkitan kembali. 

Salah satu perimata

Lokasi destinasi wisata kebun binatang ini berada di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Bisa menjadi pilihan tambahan perjalanan jika kita mengambil paket wisata Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, karena lokasinya berada di daratan seberang. 

berbagai jenis burung


Istimewanya kebun binatang Wildlife Lombok Park satwanya tidak semua dikerangkeng di dalam kandang. Satwa-satwa itu lepas bebas layaknya kita benar-benar masuk dalam hutan, melihat dan berada dekat dengan satwa-satwa.
Mamalia Gajah


Rosalinda Ular Betina


Pengunjung bisa bercengkrama dengan satwa-satwa tersebut, namun masing-masing memiliki pawangnya, jadi kita sangat merasa nyaman dan aman. 

Kura-kura besar

Mengelilingi kebun binatang Lombok wildlife ini membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Dari awal kita masuk disambut oleh berbagai jenis burung, terdapat juga species lainnya seperti binatang mamalia besar gajah, primata, reptil, kuda nil, buaya, kura-kura raksasa, kuda nil dan lain-lain.

Iguana

Sangat menarik dijadikan pilihan wisata keluarga dan bisa dipastikan akan disukai anak-anak. Tarif masuk perorang bagi pengunjung non lokal pada saat itu 75rbu/orang dan ada perbedaan untuk pengunjung lokal lebih murah. Tarif masuk memang kategori agak mahal, namun standar destinasi yang disajikan sungguh sebanding dengan tarif dan saat ini ada banyak bentuk paket promosi wisata bekerjasama dengan pihak lain seperti Bank NTB.

Lunch suasana hutan liar

Begitupun juga dengan harga makanan dan minuman di situ menggunakan standar wisatawan mancanegara, catat yaah... namun tidak perlu khawatir akan hal itu, menuju KLU kuliner sepanjang pantai tersedia dengan harga terjangkau dan enak, tentuhya kondisi ini yang memang perlu diciptakan untuk kompleksnya kawasan pariwisata.

Thursday, June 1, 2023

Sembalun Lawang dan Sembalun Bumbung, Beda View Yang Ditawarkan.


Sembalun Lawang dan Sembalun Bumbung, Beda Lokasi Pun Beda View Yang Ditawarkan.



Musim panas mau kemana? Tentunya pilihan pada yang sejuk dan adem, seperti halnya daerah wisata pegunungan dan air terjun. 

Mari kita bercerita tentang Sembalun yang begitu melekat dengan Taman Nasional Gunung Rinjani, tentu saja semua khalayak tahu dan paham oleh karena itu angle tulisan ini tidak akan membahas detil jalur menuju Sembalun. 

Lalu apa yang akan kita ceritakan guys??? 

Sebelum melakukan perjalanan saya pribadi terbiasa prepare, dari awal sudah mencari referensi sehingga rute dan waktu bisa diatur, yaah tentunya harus ada planing yang jelas biar efektif cieee...

Guys.. Sembalun itu luas hehehe... bayangkan saja bagaimana mengitari kaki Rinjani dengan ketinggian  3.726 m dpl atau 12.224 kaki, jalur menuju Sembalun pun ada tiga yang sudah pernah kami lewati,  di masing-masing jalur ada banyak spot yang sayang untuk cuman dilewati. 

Pertama ada Jalur Sambilia sebagaimana pada cerita sebelumnya  (Pohon Purba, Bonus Pantai Pengayoman Lapas Lotim) https://rillme.blogspot.com/2021/10/?m=1 Jalur ini cocok bagi yang perjalanan darat dari arah pulau Sumbawa, keluar dari Kayangan Halbor langsung belok kanan di pasar Labuan lombok.

Kedua jalur Suela, jni adalah jalur yang biasa digunakan oleh pengunjung yang menuju Sembalun, tak seperti jalur sebelumnya agak sepi, jalur Suela lebih ramai, dengan demikian kawans harus hati-hati walaupun lebar jalannya sudah sangat standar dan memadai.

Jalur Suela

Ketiga ada juga jalur KLU, di sini melewati desa bayan, Masjid kuno Bayan Beleq, beberapa air terjun, seperti Koko Putek.

Sekian terkait beberapa jalur menuju Sembalun, lalu bagaimana jika akan bermalam di Sembalun, apakah black out PLN dan signal, enggak lah.. Sembalun lawang sudah berjejer penginapan, hotel dan villa, sekelas penginapan rumah penduduk pun telah dilengkapi air panas, secara Sembalun hawanya dingin. 

Guys.. hadir pada waktu yang tidak tepat dan salah lokasi ekspektasi jepret jepret background view bagus tentunya akan tak terpenuhi.  Seperti halnya berwisata ke Sembalun tentunya ingin menikmati view megahnya puncak Rinjani pada pagi hari, hamparan kebun Strawberry dengan background lekukan bukit-bukit yg eksotik, dan juga menikmati peranan memetik buah strawberry. hal tersebut timingnya tentu semua di pagi hari. Akupun merasa perlu untuk menginformasikan bahwa ada dua pilihan lokasi menginap yang tentunya punya perbedaan target kunjungan. 

Sembalun Bumbung

Jika ingin menikmati sunrise bukit Nanggi, Anak dara, dan juga bukit pergasingan, serta hamparan kebun Strawberry, maka areal Bumbung adalah pilihan.

 

View yang ditawarkan oleh salah satu Villa di Sembalun Bumbung

 

Di Bumbung terdapat villa, Bungalow, penginapan yang cukup memadai, bangunan khas lombok dan juga tersedia untuk camping ground, sajian makanan untuk cukup variatif.

Salah satu Villa yang pernah disinggahi


Tampak Villa di Sembalun Bumbung malam hari

                       

Kebun Strawberry milik warga juga memberi layanan untuk pengunjung memetik sendiri, disediakan topi dan keranjang, nampak juga terlihat di sepanjang jalan lapak penjualan hasil alam, strawberry, sayuran segar dan bawang putih.

Di Sembalun Bumbung selain agrowisata strowberry juga dikenal dengan desa wisata budaya.

Agrowisata kebun strowberry

Memetik Strawberry

Bukit Mounjet Di Sembalun Bumbung


Sembalun Lawang

Keluar balkon ataupun buka pintu penginapan lalu dimanjakan dengan view puncak Rinjani yang kemerahan, tentunya akan sempurna terlihat di area Sembalun Lawang.

View pagi di salah satu villa di Sembalun Lawang (pondok Rinjani ibu Sita)

View dari Villa Di Sembalun Lawang


Di sini sangat dominan hotel, villa, bungalow bangunan beton serta dilengkapi kolam renang. Namun juga dalam satu area hotel tersedia alternatif bangunan khas lokal ataupun tema Natural. Tarif di weekend kadang berbeda dari hari biasa. 

Rinjani hill

Rinjani Hill

Tersedia alternatif rumah kayu (Rinjani Hill)

Bukit Selong Sembalun Lawang



Desa adat beleq Bukit Selong Sembalun lawang


Demikian beberapa referensi bagi yang bermalam di Sembalun, menentukan lokasi penginapan sangat penting, jika ingin view puncak rinjani maka sebaiknya berada di Sembalun Lawang, jika inginkan agrowisata Strawberry maka boleh memilih Sembalun Bumbung, ada baiknya juga reservasi di tempat sehingga bisa melihat langsung, karena masing-masing hotel, villa, bungalow, penginapan menjual spot yang berbeda, beberapa pengalaman terlihat bagus view yang ditawarkan, kadang tidak seindah dalam pic yang diiklankan, catat... 

Terkahir jangan lupa bangun lebih awal agar tidak kehilangan moment pagi hari yang indah di Sembalun, serta menyediakan baju hangat, boleh juga ala-ala Korea, Jepang, china, cihuyy... Jangan lupa senyum lebar

Saturday, January 28, 2023

La Hanu dan Senja Teluk Bima

        La Hanu.. demikian disebut nama kapal laut yang saban hari terlihat di perairan teluk Bima, kali ini mengiringi cerita perburuan sunset di awal tahun pada kamis 5 Januari 2023 lalu, hahaha.. lebih tepatnya penikmat sunset guys.. 



        Jam 4 sore kami sudah berada di dermaga Pantai Lawata yang merupakan akses menuju kapal La Hanu. Sore hari tentunya waktu yang tepat dengan kondisi matahari sudah tidak terlalu terik, cukup bersahabat dengan kulit. 

        Booking 1 hari sebelum cukup mendesak keinginan lama untuk berada di atas kapal yang punya nama unik ini.

    “berapa orang maksimalnya pak?” Tanyaku pada bapak setengah baya pengemudi speedboad yang akan kami tumpangi. “bisa delapan” terdengar kental dialek makasar namun ramah dan cutup menuntun.

        Secara bergilir sejumlah 15 orang saat itu dijemput speedboat menuju kapal, ini merupakan salah satu fasilitas pendukung paket wisata La Hanu, terlihat cukup safety juga dengan tersedianya life jacket.

     Lalu bagaimana penampakan Kapal La Hanu? Kapal semi phinisi ini terdiri dari 2 lantai dilengkapi kamar tidur, toilet, ruang makan, perlengkapan ibadah. Bagian atas digelar rumput sintetis dan bean bag, cukup menarik untuk menikmati sunset. 





       La Hanu telah beroperasi hampir 2 tahun dan dikelola untuk paket wisata, dengan beberapa penawaran paket yaitu  Sunset Trip Kapal Pesiar La Hanu Sharing Trip (penumpang campuran) daftar tunggu 20 orang 125.000/orang, dan private trip (booking 1 kapal) maksimal 15 orang 2,5 juta.



            Paket tersebut merupakan paket trip berlayar dan kuliner sea food, untuk pemesanannya bisa melalui Illo Peta. 

      Layak menjadi pilihan wisata bahari di Kota Bima, Kabupaten Bima dan sekitarnya. Tentunya dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang mendukung.



Hari mulai gelap, speedboad mengantarkan kembali menuju bibir Pantai Lawata, semakin menjauh dari La Hanu dan pantulan cahaya lampu bercampur senja tentunya potret alam yang mempesona.

Monday, March 28, 2022

Part 1: Lakey Beach Dengan Beberapa Pilihan Tempat Makan 


        Lakey Beach merupakan potensi pariwisata Dompu Nusa Tenggara Barat, sudah dikenal luas sampai manca negara, dengan kestabilan ombaknya di sepanjang musim cukup digemari bagi para peselancar, dan memiliki gelombang sangat menantang yakni Lakey Peak, wah.. seketika saya jadi pakar surfing. 

        Biasanya, para bule lebih memilih ombak yang sangat menantang yaitu Lakey Peak. Lakey Peak menyuguhkan ombak dari arah kiri dan kanan. Dari Arah kiri berbentuk terowongan panjang, sedangkan dari bagian kanan berupa gulungan ombak yang sempurna.(Liputanhttps://m.liputan6.com) 

        Sekilas daya tarik atau alasan bagi wisatawan luar untuk berkunjung ke Lakey Beach yang berada di Desa Hu'u Kecamatan Hu'u, didukung jg tersedia penginapan, hotel dan semacamnya di Lakey Beach.

Lakey Beach

         Bagi wisatawan lokal menikmati pantai dengan pasir putih, laut gradasi, deburan ombak yang berpower bahkan tebing curam Nanga Doro adalah deretan potensi menarik di pantai yang berada di Kecamatan Hu'u tersebut. 

      Menuju ke sana, dari arah Bima menempuh 2 jam perjalanan dan 30 sampai 1 jam jika bertolak dari Dompu. Jalur aman dan jarak yang masih dalam kategori tidak jauh, memungkinkan untuk tidak menginap atau sekedar sepanjang hari sampai menikmati sunset di La Key Beach. 

        Jikapun demikian tidak perlu gelisah untuk tidak membungkus bekal laksana masuk hutan ataupun areal pariwisata yang dikenal standar harga makanannya ala blue. Lokasi pariwisata pantai La Key juga tersedia ruang yang memungkinkan santai untuk diakses oleh pengunjung lokal, dalam arti yang tidak harus masuk areal hotel. 

     Berikut saya ulas beberapa tempat makan dan minum yang pernah dikunjungi sebagai referensi ketika berkunjung ke La key Beach, tentunya tidak terbebani masuk areal hotel, penginapan dan semacamnya, namun juga bisa menjadi pilihan bagi pengunjung hotel untuk pilihan makan di luar, namun masih dalam areal Lakey Beach. 


1. The Wreck.

   The Wreck Bar n Restaurant belokasi di jalan lintas Nanga Doro Lakey Hu'u Dompu, Berkunjung ke sini kerasa dalam film Pirates of the Caribbean cukup unik karena sebuah perahu yang nampaknya tidak berlayar namun difungsikan untuk Bar end Restaurant di pinggir pantai. 

The Wreck dari samping area parkir malam hari

        Untuk menuju tempat ini walaupun agak masuk ke pantai, namun cukup jelas karena terlihat plang The Wreck di pinggir jalan, tidak perlu khawatir untuk beberapa roda empat, areal parkir yang luas cukup bisa menampung. 

jalur masuk


        The Wreck sebuah perahu yang menghadap ke laut, tersedia fasilitas duduk baik di dalam perahu dan di areal pasir pinggir pantai dan beberapa spot foto. Bagi penggemar Biliar anda bisa nyambi sembari menunggu Senja Dan hidangan tiba. 

Perahu yang menghadap ke laut


        Untuk pilihan makanan dan minuman, tentunya masih cocok di lidah kita orang lokal, tidak juga dibilang murah jika dinilai dari harga satuannya, namun masih dinilai murah jika dinilai dari volume per porsi yang cukup banyak. Beberapa kali ke sini, makanan dan minuman di buku menu cukup stabil tersedia, para wisatawan lokal dan wisatawan luar terlihat membaur at The Wreck. 

di dalam perahu



area pantai

porsinya banyak


2. Mamat Warung

        Sudah pasti juga berada di jalan lintas Nanga Doro Lakey Hu'u Dompu, namun Mamat Warung  aksesnya langsung di pinggir jalan besar, tidak langsung ke pantai. 
        
        Tempat yang begitu sederhana, terlihat dinding-dinding penuh dengan pic mancing, nampak ownernya punya hobby demikian. Wajar saja ketika ke Mamat Warung kita akan menemukan menu sea food segar, dan sekian banyak pilihanan menu lain yang standar wisatawan luar namun juga cocok di lidah kita warga lokal.




        Tentu saja ketika ke sini, yang saya incar tentunya palumara ikan dan aneka gorengannya, namun menu lain tak kalah enaknya juga.

        Namanya juga areal pariwisata, beberapa kali berkunjung ke sini, tidak heran juga kita akan makan bersebelahan dengan para bule. 

3. Ali Bar

        Jika tadi kita membahas cenderung di areal selatan Lakey Beach, Ali Bar berada di areal awal masuk Lakey Beach pada ujung dua jalur.

       Ali Bar sangat didukung oleh akses jalur masuk yang baik, teraspal dan juga dua jalur keluar dan jalur masik. Kita akan masuk pada gerbang patung peselancar. Deretan penginapan cafe dan semacamnya akan kita lalui sampe di pinggir pantai.


Fasilitas di dalam Bar dominan material kayu

        Ali bar cukup nyaman baik di dalam bar maupun d areal pantai yang juga Menyediaka berugak, tempat duduk. Tambah sore kadang kian rame, para pengunjung yang menunggu senja lebih condong di pinggir pantai dengan kursi angin.  

area pantai Ali Bar

        Yang special bagi saya di Ali Bar adalah sajian Pizza yang khas, jangan sampai lewatkan menu favorit ini terutama Mushroom Pizza, saya rasa ada yang beda dari topping Pizza ini, namun pilihan Pizza lainnya juga tidak kalah enak.

Mushroom Pizza



        Olahan Pizza di Ali Bar bisa jadi yang bikin spesial di lidah, adalah aroma rasa panggangan pizza yang menggunakan tungku dengan kayu bakar, bahkan prosesnya bisa terlihat langsung oleh kita pengunjung. Khusus Pizza harga cukup affordable, ada yang 90an ribu, 80an ribu, ukuran sudah large.

Tungku pemanggang pizza
akses langsung ke jalan depan bar

        Bukan hanya tungku pizza yang terbuka, Ali Bar jg menyediakan fasilitas karaokean yang secara gratis tanpa tarif tambahan tidak dalam room namun terbuka di bar secara langsung. 
Tersedia juga menu lain, aneka minuman standar harga pariwisata, tentu saja yeah.. Karena kita tidak sekedar disuguhin makanan dan minuman di sini. 

        Demikian beberapa referensi tempat makan minum ketika berkunjung ke Lakey Beach, selain di hotel maupun penginapan lainnya. Tidak menutup kemungkinnan juga bagi yang nginap di Hotel atau semacamnya namun jenuh dengan menu yang ada ataupun penginapan yang tidak tersedia restaurant.

Tuesday, October 19, 2021

Pohon Purba, Bonus Pantai Pengayoman Lapas Selong

       Pohon Purba ataupun Big Tree Sambelia Lombok Timur seperti itu disebut dalam pencarian Google Map, memang nyatanya pohon raksasa yang berbaris di jalan Raya Sambelia, Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya,  Kabupaten Lombok Timur.


     Pohon Purba juga merupakan salah satu objek wisata Pulau Lombok yang penuh dengan berjuta pesona alam. Konon dari beberapa referensi ceritanya Pohon Purba ini berumur 350 tahun dan tidak banyak ditemukan di Dunia, hanya di Afrika, Australia dan di Dusun Permatan ini. 


Spot Big Tree Sambelia

     

      

 Perjalanan  weekend minggu ke dua Bulan Oktober 2021, kala itu Ferry yang kami tumpangi merapat ke pelabuhan Khayangan Lombok Timur bertepatan dengan azan subuh. Beranjak dari Pelabuhan Khayangan langit masihlah gelap, lalu terpikir untuk mengunjungi objek wisata terdekat sebelum melanjutkan perjalanan tujuan, yang kemudian memutuskan untuk ke Big Tree Sambelia. 
 Rindu makanan Sasak kamipun sarapan di pertigaan pasar Labuan Lombok, terdapat rest area dan berjejer lapak-lapak menjajakan nasi yang dikemas daun pisang, kopi-kopi dan gorengan. Sambil bertanya pada ibu yang punya lapak, jarak dan kondisi jalur Sambelia ke arah Pohon Purba dan Sembalun. "Oh Pohon Lian dekat dari sini, tapi nanti jam delapanan dibuka" tutur Inak pemilik lapak. Ternyata warga setempat menyebut Pohon Purba adalah Pohon Lian.


Spot Big Tree Sambelia

 

Dari pertigaan pasar Labuan Lombok kemudian membelok ke kanan ke Jalan Raya Sambelia yang juga merupakan jalur alternatif menuju Sembalun selain jalur Suela. Benar saja, hanya sekitar 6 menit telah nampak areal Big Tree Sambelia, karena kami tiba di tempat itu jam 7 kurang, sebenarnya masih belum dibuka, namun penjaga tempat itu mengijinkan masuk bahkan tidak dikenakan tarif.



Spot Big Tree Sambelia

 Tentu saja ini sangat menyenangkan, suasana pagi hari di areal pohon-pohon raksasa yang tegak berdiri nan sepi serasa berada di Negeri Antah Berantah. Kepala tak hentinya mendongak ke atas membayangkan karakter Ents di Film Lord Of The Rings. Sangat eksotis, tinggi sekitar 40 sampai 50 meter, diameter pohon begitu besar, terlihat licin jadinya berwarna terang dengan lekukan akar yang menyembul di atas tanah. Tentu saja menakjubkan bagi siapapun yang melihatnya. Pohon Purba seakan titipan saksi untuk kita di masa kini atas proses alam yang terjadi dari tahun ke tahun pada masa lampau, 

        

Spot Pohon Lian

            


     Melaju lagi ke arah utara, areal pohon Lian ternyata sangat luas namun dipagari, nampaknya objek wisata Pohon Lian ini dikelola secara pribadi oleh masing-masing pemilik lahan, sebaran pohon bahkan ada yang tumbuh di pinggir jalan raya dan berhadapan dengan objek wisata pantai Pengayoman. Di sini kita dikenakan tarif Rp.5000 per orang. 


Pintu Masuk Objek Wisata Pohon Lian


        Areal Pohon Purba atau Pohon Lian masih terlihat alami pada spot-spot tertentu, sebagian sudah terdapat berugak-berugak, dan Aku lebih menyukai yang masih kondisi Natural tanpa dipermak. 


Pantai Pengayoman


  Awalnya tidak menjadi tujuan, namun secara kebetulan menemukanya berhadapan dengan pintu masuk Pohon Lian. Pantai Penganyoman Lapas Selong, nama yang mengundang pertanyaan ini semakin membuat betah melangkah masuk. Pantainya tidak berpasir putih, namun suasana sangat sejuk,  bisa jadi mungkin ini efek dari pohon-pohon Lian yang masih terpelihara, dan di bibir pantai terdapat banyak pepohonan juga.


Spot Pantai Pengayoman

 


   Menariknya lagi ke arah pantai anda akan disuguhkan pemandangan lalu lintas laut Pelabuhan Khayangan Lombok, ferry-ferry yang menyandar dan lalu lalang.


     Kondisi Pantai Pengayoman bersih, arusnya tenang dan terlihat nyaman bagi anak-anak mandi laut. Tersedia gazebo, taman duduk, pemesanan makanan dan terdapat fasilitas pendukung Mushola, toilet. 


Spot Pantai Pengayoman


        

Spot Pantai Pengayoman

            

        Sejenak kamipun duduk menikmati angin laut, sambil mencoba mencari referensi menjawab rasa penasaran tentang adanya Lapas Selong yang menyertai Pantai Pengayoman ini. Rupanya nama sebelumnya adalah Panai Pidana, camp pertanian asimilasi milik Rumah Tahanan Negara (Rutan) Selong. Camp pertanian ini memiliki tiga pokok kegiatan asimilasi yaitu pertanian-perkebunan, peternakan, serta pariwisata (Pantai Pengayoman), demikian dijelaskan pada website ditjenpas. 



Spot Pantai Pengayoman